Menjaga Arah, Membagi Tanggung Jawab.
Sasaka Patengan berjalan melalui kerja kolektif. Kepemimpinan, pendampingan, KUPS, dan anggota memiliki peran masing-masing dalam menjaga agar keputusan organisasi tetap dekat dengan kebutuhan lapangan.
Pengurus dan Pendamping.
Irwan Maulana tercatat sebagai Ketua KTH Sasaka Patengan, dengan Mochammad Irfan Aunur Roviq sebagai pendamping kelompok. Keduanya menjadi titik komunikasi utama dalam data organisasi yang tersedia.
Irwan Maulana
KTH Sasaka Patengan
Mochammad Irfan Aunur Roviq
Pendamping Kelompok
Kerja Kolektif
Di luar peran ketua dan pendamping, kegiatan kelompok juga digerakkan oleh anggota serta unit usaha yang bekerja sesuai bidangnya.
Struktur yang Membantu Kerja Berjalan.
Bagi kelompok pengelola hutan, struktur dibutuhkan agar keputusan, pelaksanaan program, dan tanggung jawab tidak berhenti pada satu orang.
Pembagian peran yang jelas membantu pengurus, KUPS, dan anggota bergerak dalam arah yang sama, sekaligus memudahkan koordinasi ketika program berkembang.
Unit Usaha yang Menggerakkan Anggota.
KUPS Kopi
KUPS Kopi berada pada kelas Silver dan menjadi wadah pengembangan komoditas kopi serta pengolahan hasil anggota.
KUPS Wisata
KUPS Wisata berada pada kelas Silver dan menjadi wadah pengembangan jasa lingkungan, termasuk bumi perkemahan.
KK Anggota
KTH Sasaka Patengan beranggotakan 136 KK yang menjadi basis utama gerak organisasi.
