KTH SASAKA PATENGAN · PATENGAN · RANCABALI · KABUPATEN BANDUNG
PROFIL / STRUKTUR

Menjaga Arah, Membagi Tanggung Jawab.

Sasaka Patengan berjalan melalui kerja kolektif. Kepemimpinan, pendampingan, KUPS, dan anggota memiliki peran masing-masing dalam menjaga agar keputusan organisasi tetap dekat dengan kebutuhan lapangan.

01 / DATA PENGURUS

Pengurus dan Pendamping.

Irwan Maulana tercatat sebagai Ketua KTH Sasaka Patengan, dengan Mochammad Irfan Aunur Roviq sebagai pendamping kelompok. Keduanya menjadi titik komunikasi utama dalam data organisasi yang tersedia.

IM
Ketua

Irwan Maulana

KTH Sasaka Patengan

MI
Pendamping

Mochammad Irfan Aunur Roviq

Pendamping Kelompok

Struktur Lengkap

Kerja Kolektif

Di luar peran ketua dan pendamping, kegiatan kelompok juga digerakkan oleh anggota serta unit usaha yang bekerja sesuai bidangnya.

02 / PRINSIP KELEMBAGAAN

Struktur yang Membantu Kerja Berjalan.

Bagi kelompok pengelola hutan, struktur dibutuhkan agar keputusan, pelaksanaan program, dan tanggung jawab tidak berhenti pada satu orang.

Pembagian peran yang jelas membantu pengurus, KUPS, dan anggota bergerak dalam arah yang sama, sekaligus memudahkan koordinasi ketika program berkembang.

Ilustrasi kawasan hutan
03 / KUPS

Unit Usaha yang Menggerakkan Anggota.

2019

KUPS Kopi

KUPS Kopi berada pada kelas Silver dan menjadi wadah pengembangan komoditas kopi serta pengolahan hasil anggota.

2019

KUPS Wisata

KUPS Wisata berada pada kelas Silver dan menjadi wadah pengembangan jasa lingkungan, termasuk bumi perkemahan.

136

KK Anggota

KTH Sasaka Patengan beranggotakan 136 KK yang menjadi basis utama gerak organisasi.